Seiring bertambahnya usia, tulang akan menurun fungsi dan kekuatannya. Tulang rapuh yang mudah patah pada akhirnya dapat menyebabkan osteoporosis. Sayangnya, ada berbagai gejala osteoporosis dini yang sering tidak jelas sehingga sering diabaikan. Ayo, ini saatnya lebih memperhatikan kondisi tubuh Anda!

6 Gejala yang Menandakan Osteoporosis Dini

Pada awal kemunculannya, osteoporosis jarang menunjukkan tanda-tanda yang jelas. Penyakit ini biasanya terjadi hanya ketika sudah lanjut. Namun, jika Anda bisa lebih peka terhadap tubuh Anda sendiri, ada sejumlah gejala yang mengindikasikan pengalaman osteoporosis dini.


1. Gusi menyusut
Gigi dan gusi ditopang oleh tulang rahang atas. Dengan demikian, ketika osteoporosis menyerang, rahang akan kehilangan kepadatannya sehingga garis gusi menjadi menyempit.

Apalagi jika gejala awal osteoporosis menyerang tulang belakang lumbar. Tulang rapuh rahang terkait erat dengan gejala kehilangan tulang di daerah ini.

Jika Anda melihat perubahan pada gusi Anda, konsultasikan dengan dokter gigi Anda untuk melihat kondisinya lebih jelas. Dokter biasanya akan melakukan rontgen gigi untuk melihat keropos tulang yang terjadi.

Dari hasil X-ray, dokter dapat menyimpulkan masalah yang dihadapi. Tetapi jika ternyata hasil radiograf oral kurang jelas, dokter akan melakukan berbagai tes lebih lanjut.

2. Kekuatan mencengkeram yang lemah
Sebuah studi dalam jurnal Orthopedic Surgery menemukan bahwa kekuatan cengkeraman yang melemah terkait dengan keropos tulang.

Ketika gejala ini terjadi, itu tidak dianggap permainan anak-anak. Sekali atau dua kali masih bisa masuk akal. Namun, jika ini terjadi terus menerus, Anda juga harus waspada dan berkonsultasi dengan dokter.

Kondisi ini dapat menjadi gejala osteoporosis dini yang harus diperhatikan dan sering diabaikan, terutama pada wanita pascamenopause.

Melemahnya kekuatan cengkeraman dapat menyebabkan masalah yang lebih besar, khususnya patah tulang. Alasannya adalah ketika cengkeraman seseorang melemah, ia akan kesulitan mempertahankan keseimbangannya.

Pegangan yang kuat dan cengkeraman adalah cara yang bagus untuk mencegah jatuh. Karena itu, segera konsultasikan ke dokter untuk memastikan kondisi dan mencegah keparahan osteoporosis jika menyerang.

3. Kram, nyeri otot dan nyeri tulang
Kram, nyeri otot, dan nyeri tulang justru menjadi hal yang sering muncul dan hilang dengan sendirinya seiring bertambahnya usia. Namun, ketika Anda mendengar berbagai keluhan ini secara terus menerus dan semakin menyakitkan, ini bisa menjadi peringatan.

Nyeri otot dan tulang adalah gejala yang sering diabaikan. Menurut para ahli, kekurangan vitamin D dikaitkan dengan rasa sakit pada otot dan tulang.

Selain itu, kram juga bisa menjadi pertanda atau sinyal bahwa kadar kalsium, magnesium, dan kalium dalam darah terlalu rendah.

Jika ini dibiarkan terlalu lama, tulang bisa menjadi keropos terlalu lama. Karena itu, ketika rasa sakit sering menyerang, jangan abaikan dan segera konsultasikan dengan dokter karena ini bisa menjadi gejala awal osteoporosis.

4. Mengurangi ketinggian
Penurunan ketinggian sering terjadi seiring bertambahnya usia. Namun, ini juga bisa menjadi pertanda postur yang buruk dan patah tulang belakang.

Postur tubuh yang buruk tidak selalu merupakan tanda keropos tulang. Namun, ini mungkin mengindikasikan kelemahan otot di sekitar tulang belakang.

Otot dan tulang adalah sistem yang terpadu. Karena itu, otot yang melemah juga akan menyebabkan melemahnya kekuatan tulang.

5. Kuku mudah patah
Tahukah Anda bahwa kuku rapuh dapat menjadi tanda osteoporosis dini? Susan E. Brown Ph.D., ahli gizi klinis yang berspesialisasi dalam osteoporosis dan masalah tulang lainnya menyatakan hal ini.

Dari pengamatannya, ketika seorang wanita dengan osteoporosis memulai program perawatan, kekuatan kukunya meningkat. Kuku cenderung lebih kuat dan lebih sehat daripada kekuatan tulang. Dari yang sebelumnya mudah patah, kuku menjadi lebih kuat dan lebih tahan terhadap masalah.

Karena itu, ketika kuku Anda jauh lebih rapuh dari sebelumnya, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter. Minta dokter Anda untuk melakukan pemeriksaan tulang lengkap.

Namun, tidak perlu terlalu khawatir sebelum hasil ujian dipublikasikan. Karena, bisa jadi kuku Anda lebih rapuh karena terpapar bahan kimia pembersih keras atau hal lain yang melemahkan kuku Anda.

6. kebugaran berkurang
Osteoporosis. Sebagian hal ini diangkat dari kekuatan otot, keseimbangan, dan intensitas latihan aerobik.

Jika penilaian terhadap tubuh menurun, maka pembaruan massa tulang juga akan menurun. Pasalnya, massa atau massa tulang bertambah.

Baca Juga :