Pengertian Tabel Periodik

Tabel Periodik adalah sistem yang menampilkan unsur-unsur kimia yang awalnya dipesan dalam urutan berat atom tetapi sekarang sesuai dengan nomor atom. Tabel periodik terdiri dari baris (dari kiri ke kanan) dan kolom (atas dan bawah). Setiap seri memiliki karakteristiknya sendiri. Misalnya, berilium (Be) dan magnesium (Mg) ditemukan di kolom 2 dan memiliki kesamaan tertentu, sedangkan kalium (K) dan kalsium (Ca) dari baris keempat memiliki sifat yang berbeda dari baris kedua.

Tabel Periodik

Tabel periodik disusun dalam urutan angka ordinal. Elemen kimia dengan sifat yang serupa (fitur) disusun dalam kolom yang sama (disebut sebagai kelompok), dan elemen dengan jumlah kulit elektron yang sama disusun dalam baris yang sama (disebut periode).

Perbedaan antara periode dan kelompok
Periode adalah:

Apakah lorong horisontal di atas meja periodik.
Terdiri dari 7 periode. Setiap periode menunjukkan jumlah / jumlah cangkang atom unsur yang menempati periode ini.

Grup adalah:

Tabel periodik terdiri dari 18 kolom vertikal yang dibagi menjadi 8 grup utama (grup A) dan 8 grup transisi (grup B).
Elemen dengan elektron valensi yang sama diklasifikasikan dalam kelompok yang sama.

Elemen grup A memiliki nama yang berbeda, yaitu:
Grup nama lain
Grup IA Grup Alkali
Kelompok IIA Kelompok Tanah Alkali
Grup Bor Kelompok IIIA
Kelompok IVA Kelompok Karbon
Kelompok VA Nitrogen Kelompok
Grup oksigen Grup VIA
Kelompok VIIA halida / kelompok halogen
Kelompok VIIIA kelompok gas mulia

Keuntungan dari tabel periodik
Keuntungan berikut menunjukkan mengapa unsur-unsur kimia ini diproduksi dalam tabel periodik:
Tidak ada keuntungan
1. Tabel menunjukkan mengapa elemen kimia termasuk kelompok dengan sifat yang sama. Tabel ini juga menunjukkan bagaimana dan mengapa sifat-sifat unsur-unsur kimia berbeda selama periode waktu yang sama.
2. Memprediksi harga nomor oksidasi nomor kelas suatu elemen, baik elemen utama maupun elemen transisi, memberikan angka oksidasi tertinggi yang dapat dicapai oleh elemen tersebut. Ini berlaku untuk elemen logam dan elemen non-logam.
3. Dalam mencari angka oksidasi terendah yang dapat dicapai oleh elemen bukan logam, jumlah kelompok adalah minus delapan. Angka oksidasi terendah untuk elemen logam adalah nol. Ini karena elemen logam tidak dapat memiliki angka oksidasi negatif.

Sumber : https://rumus.co.id/tabel-periodik/