bandungbeton.co.id – Kesehatan setiap orang pasti berbeda. Ada orang yang tampak sehat bahkan di usia tua, tetapi ada juga orang yang menderita penyakit kronis pada usia dini. Kesehatan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti gaya hidup, lingkungan dan genetika. Jadi, jika Anda ingin sehat sampai tua, Anda harus memeriksa masing-masing faktor ini (kecuali faktor genetik yang benar-benar tidak dapat dikontrol). Bagaimana umurnya?

Lansia, lebih rentan terhadap penyakit
Banyak penyakit yang terjadi seiring bertambahnya usia, seperti diabetes, demensia, penyakit paru obstruktif kronik, osteoartritis dan lain-lain. Ya, usia adalah salah satu faktor risiko berbagai penyakit.

Menurut WHO, penuaan adalah efek dari akumulasi berbagai kerusakan molekuler dan seluler dari waktu ke waktu. Ini mengarah pada penurunan kinerja fisik dan mental, meningkatkan risiko penyakit dan menyebabkan kematian.

Namun, perubahannya tidak diperbaiki dan dapat bervariasi dari orang ke orang. Ini karena penuaan dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah kehidupan yang sehat, yang Anda gunakan di usia muda.

Bisakah Anda menjadi seorang penatua yang sehat dan tidak memiliki penyakit kronis di usia tua?
Kesehatan adalah investasi yang harus kita lindungi sejak awal. Penyakit kronis dapat terjadi pada usia tua karena mereka memiliki kebiasaan buruk selama bertahun-tahun, misalnya karena pola makan yang buruk. Untuk mencapai hal ini, Anda harus mengubah gaya hidup Anda menjadi lebih sehat pada usia dini.

Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menjadi lansia yang sehat adalah:

1. Terapkan diet sehat

Penyakit kronis biasanya disebabkan oleh kebiasaan makan yang tidak sehat. Misalnya, makan makanan manis dari waktu ke waktu dapat menyebabkan seseorang menderita diabetes. Seringkali, makan makanan yang mengandung garam dan banyak lemak dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah.

Pilih makanan yang kaya nutrisi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan mencegah penyakit. Tingkatkan asupan buah dan sayuran, sumber protein, vitamin B12, asam folat, seng dan kalsium. Ubah konsumsi lemak jenuh dengan jenis lemak sehat lainnya, seperti lemak alpukat tak jenuh, minyak zaitun, minyak kanola, dan kacang-kacangan.

Juga mengurangi kebiasaan makan yang buruk, misalnya. Seperti konsumsi camilan (terutama manisan), makanan padat energi dan minuman bersoda. Makanan dan minuman ini hanya menambah asupan kalori tanpa tubuh menerima banyak nutrisi penting. Kebiasaan buruk lainnya seperti merokok dan minuman beralkohol harus dihindari.

2. aktif secara fisik

Menjadi aktif secara fisik dapat memiliki manfaat untuk kesehatan jantung dan metabolisme. Selain itu, menjadi aktif secara fisik juga dapat membantu mengendalikan berat badan dan mencegah penyakit kronis. Aktivitas fisik yang melatih kekuatan, keseimbangan, fleksibilitas, dan aerobik harus dilakukan oleh orang tua untuk mendukung kesehatan.

Aktivitas fisik yang melatih kekuatan dapat meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot serta menghambat penurunan kekuatan otot. Aktivitas fisik yang melatih fleksibilitas dapat memberikan fleksibilitas pada sendi, memungkinkan Anda untuk bergerak lebih bebas. Aktivitas fisik di mana keseimbangan dilatih dapat meningkatkan stabilitas dan mengurangi risiko jatuh. Sementara itu, aktivitas aerobik (mis. Berjalan) dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Juga kurangi waktu Anda menonton TV atau duduk lama. Ini bisa membuat Anda malas bergerak, membuat Anda kurang aktif. Ini pada akhirnya dapat menyebabkan obesitas, dengan obesitas menjadi faktor risiko penyakit kronis.

3. Perhatikan berat badan Anda

Mempertahankan berat badan adalah salah satu hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk membantu mencegah penyakit kronis. Berat badan sangat dipengaruhi oleh diet dan aktivitas fisik. Untuk ini, Anda harus memperhatikan dua hal ini.

Orang yang lebih tua tidak boleh menurunkan berat badan, tetapi harus lebih fokus pada pencegahan penambahan berat badan. Ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia sehingga mereka dapat pulih.

Sumber: https://www.caramedis.com/

Baca Artikel Lainnya:

Pentingnya Belajar Politik

Manfaat Dan Khasiat Sayur Kol