Namun tentu saja Anda harus melakukan berbagai cara untuk mengatasi depresi saat puasa, sehingga kultus yang Anda jalani berjalan dengan lancar. Karena gejala depresi yang dibiarkan dan tidak dikelola dengan baik dapat menghambat aktivitas sehari-hari saat puasa.

Mengatasi depresi yang terjadi saat puasa

Depresi adalah gangguan mental yang secara negatif mempengaruhi suasana hati, perasaan, resistensi, nafsu makan, pola tidur dan tingkat konsentrasi penderita. Jadi mengendalikan gejala depresi selama puasa sangat penting untuk menjaga ibadah Anda berjalan dengan baik.

Berbagai gejala depresi dapat mengganggu aktivitas sehari-hari jika dibiarkan dan dibiarkan sendiri. Karena depresi bukanlah hal yang wajar seperti stres tetapi lebih dari itu. Biasanya, orang yang menderita depresi merasa sulit untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Bahkan ketika Anda berpuasa, Anda dapat menggunakan waktu untuk melakukan berbagai kegiatan yang baik.

Berikut ini adalah gejala umum depresi yang biasanya dirasakan sebagai:

Merasa energik
Merasa tidak berharga dan merasa bersalah.
Merasa putus asa.
Merasa gelisah dan lebih rewel dari biasanya.
Jangan memiliki antusiasme dan motivasi.
Kesulitan berkonsentrasi
Alami perubahan pola tidur.
Perubahan nafsu makan, bisa makan terlalu banyak atau tidak terasa sama sekali.

Berbagai cara mengatasi depresi saat puasa
1. Pertahankan pola tidur

dampak stres membuat Anda kurang tidur

Orang yang mengalami depresi biasanya mengalami gangguan tidur. Tidur telat bahkan ketika ayam berkokok bukanlah hal yang aneh bagi orang yang depresi.

Perasaan sedih, cemas sampai ketakutan terus menghantui Anda dan membuat Anda tetap terjaga sepanjang malam. Selanjutnya, orang yang depresi juga dapat tidur untuk waktu yang sangat lama, baik siang maupun malam, sebagai bagian dari cara menghilangkan semua perasaan di dalam hatinya.

Namun, kondisi ini tentu tidak bisa dibiarkan selama bulan puasa. Karena ketika Anda berpuasa, Anda harus tidur lebih cepat untuk bangun pagi. Jam tidur reguler adalah syarat selama bulan puasa.

Untuk alasan ini, meskipun sulit, Anda dapat mencobanya dengan tidur lebih cepat dari biasanya. Sebelum tidur, Anda dapat melakukan beberapa ritual untuk membantu Anda tidur lebih baik saat bermeditasi dan mandi air hangat.

Jika Anda masih kesulitan, Anda dapat meminta dokter untuk meresepkan obat tidur jika benar-benar diperlukan. Tidak hanya itu, Anda dapat meminta keluarga Anda di rumah untuk membangunkan Anda saat fajar jika Anda kesulitan bangun.
2. Olahraga teratur

berolahraga sebelum berbuka puasa

Olahraga teratur selama bulan puasa bisa menjadi cara yang sangat efektif untuk mengatasi depresi selama puasa. Dikutip melalui pencegahan, aktivitas fisik dapat meningkatkan mood dengan melepaskan berbagai hormon bahagia.

Hormon endorfin, dopamin, serotonin, dan triptofan dilepaskan dari tubuh dalam jumlah besar saat berolahraga sehingga Anda merasa lebih bahagia dan mengurangi rasa sakit.

Selanjutnya, hormon ini juga berfungsi mengalihkan perhatian dari pikiran buruk dan negatif yang mengelilinginya. Bahkan, para ahli kesehatan Harvard mengatakan bahwa aktivitas fisik memiliki efek yang sama efektifnya dengan mengambil obat antidepresan.

Sekalipun sulit, Anda harus mendorong diri Anda untuk memulai dengan melakukan jenis olahraga yang Anda sukai. Mengundang teman dan kerabat dapat menjadi cara yang menarik untuk memulai aktivitas fisik. Berjalan-jalan di taman dan bersantai di sepeda sambil menunggu waktu istirahat bisa menjadi cara yang menyenangkan yang juga bermanfaat bagi kesehatan mental Anda.
3. Minum obat Anda secara teratur

minum obat kemoterapi

Minum obat secara teratur dapat membantu mengendalikan gejala depresi. Biasanya dokter akan meresepkan obat yang berbeda yang membantu mengatur suasana hati Anda.

Konsultasikan dengan dokter Anda tentang dosis obat yang harus dikonsumsi selama bulan puasa dan kapan waktu terbaik untuk mengkonsumsinya. Patuhi aturan tentang konsumsi alkohol yang diresepkan oleh dokter untuk mencegah kekambuhan dan keparahan gejala.

Jangan pernah berhenti minum obat depresi tanpa izin dokter Anda. Sebab, jika berhenti tiba-tiba, Anda bisa mengalami berbagai efek samping dan memperburuk depresi.
4. Sesuaikan diet

pola makan saat puasa

Salah satu cara untuk mengatasi depresi selama puasa yang lain adalah dengan mengatur pola makan Anda. Karena beberapa makanan dapat memicu depresi dan yang lain benar-benar dapat mengurangi gejala.

Karena itu, Anda harus mengonsumsi berbagai makanan yang direkomendasikan dan menghindari pemicu makanan selama matahari terbit dan rusak. Berikut ini adalah berbagai makanan yang direkomendasikan dan harus dihindari termasuk:
Makanan dengan

Bac juga :